MTs Bahrul Ulum Tambakberas Tetap Menjaga Tradisi Pesantren

Madrasah Tsanawayah Bahrul Ulum (MTs-BU) Tambakberas Jombang, Jawa Timur mewajibkan siswa-siswinya untuk shalat Dluha berjamaah di madrasah setiap hari. Kegiatan ini juga diikuti dewan guru yang mengajar pada jam pertama dan kedua. Shalat Dluha dilaksanakan di halaman madrasah dengan beralasan terpal. Para siswa-siswi secara bersama datang berbaris rapi menghadap ke barat atau arah kiblat. “Setiap hari kita laksanakan shalat Dluha sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai,” kata Miftakhun Nikmah, Sabtu (22/9). Pada kegiatan yang dilaksanakan sejak lama ini, peserta didik putra dan putri dipisahkan, lanjutnya.
Madrasah sejak didirikan hingga kini tampak berupaya keras menjaga tradisi kepesantrenannya. “Di Sekolah kita selalu merawat tradisi pesantren seperti belajar kitab kuning, istighotsah, sowan ulama, dzikir bersama dan khitabah,” bebernya. Lebih jauh Nikmah menjelaskan, secara tidak langsung pada shalat Dluha bersama diajarkan sikap taat persatuan, menghormati sesama, tenggang rasa dan berkelompok atau bersatu. “Khusus pada hari Rabu, para siswa-siswi menampilkan kreasi dan bakatnya seperti nyanyi, pidato dan berbagai seni lainnya. Mereka secara bergantian tampil di depan para murid lainnya,” ungkapnya. Rentetan kegiatan ini, menurut Nikmah sebagai upaya mempersiapkan para siswa-siswi ketika kembali ke rumah setelah lulus nanti. Karena untuk tampil di masyarakat butuh mental yang kuat dan terlatih. “Bicara di depan masyarkat perlu pembiasaan dan latihan terus menerus. Dan kegiatan ini bagian dari ikhtiar kita mempersiapkan generasi muda yang terlatih dan siap pakai di masyarakat,” tandasnya.

h

Subscribe to Our Newsletter

Stay in the Loop!