Pemilihan OSIM di MTs Bahrul Ulum Ala Pemilu

Jombang, Pemilihan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) di Madrasah Tsanawiyah Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang digelar madrasah untuk mengajarkan para siswa untuk belajar mengorganisir anggota, wadah kreatif siswa.

Proses pemilihan umum para pengurus OSIM, juga merupakan bagian dari demokrasi.

Lazimnya Pemilu di Indonesia, pemilih akan memberikan suara melalui proses pencoblosan surat suara di dalam bilik, memasukan kertas suara ke dalam kotak suara hingga mencelupkan jari ke tinta biru

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Madrasah, Hj Evi Fitriah, menyampaikan proses penetapan calon OSIM ini diawali dengan fit and proper test dengan jumlah dua belas siswa yang akan ditetapkan sebagai calon OSIM.

“Ada dua belas siswa yang di test, kemudian ditetapkan manjadi enam siswa yang bakal menjadi calon OSIM,” kata Waka Kesiswaan, Hj Evi Fitriah (31/10/2021)

Calon OSIM, lanjutnya akan diminta untuk menyampaikan paparan visi misi di hadapan para siswa dan pendidik sebelum melakukan proses pemilihan OSIM.

Dalam proses pemilihan OSIM ini, layaknya pesta demokrasi, secara bergantian siswa diberikan surat suara dengan gambar tiga calon ketua OSIM yang nantinya akan dipilih. Setelah itu, siswa masuk ke bilik-bilik suara untuk melakukan pencoblosan gambar calon ketua OSIM yang dipilih.

“Ini kami mulai lagi. Karena pemilihan seperti ini kami rasa sangat perlu untuk proses pembelajaran siswa layaknya di dalam pesta demokrasi (pemilu). Bisa dibilang ini sudah kami budayakan untuk melakukan pemilihan secara langsung, umum, bebas, dan rahasia,” katanya, Senin (31/10/2021).

Pemilihan ketua OSIM seperti layaknya pemilu dilakukan untuk memperkenalkan siswa sejak dini. Tentang, tata cara serta proses kegiatan pemilu yang sebenarnya.

“Jika biasanya saat Pemilu ataupun Pilkada mereka hanya melihat saja, tapi ini kami praktekkan persis seperti saat pemilu. Jadi ketika nanti para siswa sudah memiliki hak pilih, mereka akan lebih tau,” ungkapnya.

Ia merincikan ada 388 siswa yang memiliki hak suara dalam pemilihan ketua OSIM tersebut. Begitu, juga dengan 18 guru nanti juga berhak memberikan suara untuk calon ketua OSIM.

“Sesuai shift PTM kami bagi dua, di pemilihan ketua OSIM kali ini. shift pertama untuk siswa putri, setelah itu mulai pukul 10.15 WIB itu shift dua untuk siswa putra. Setelah semuanya melakukan pemilihan, akan kami lakukan perhitungan secara manual,” Tandasnya.

h

Subscribe to Our Newsletter

Stay in the Loop!